Visi dan Misi – Apa Pentingnya sih?

Pada periode menjelang akhir tahun seperti sekarang ini (Desember 2014), banyak organisasi dan perusahaan yang meninjau kembali perencanaan strategis mereka. Berbagai hal pun mereka kaji ulang; apa yang perusahaan sudah hasilkan? Apa yang tidak tercapai? Mengapa? Dan seterusnya. Ada enam elemen inti yang menentukan keberhasilan pencapaian dari sebuah perencanaan strategis, yaitu:

  1. Visi (Vision)
  2. Misi (Mission)
  3. Nilai-nilai Inti Perusahaan (Corporate Values)
  4. Bidang-bidang Strategis yang akan Difokuskan (Strategic Areas to Focus on)
  5. Sasaran-sasaran Strategis (Strategic Goals)
  6. Rencana-rencana Tindakan (Action Plans)

Dalam tulisan kali ini, saya ingin memfokuskan pada Visi dan Misi Perusahaan. Terutama untuk menjelaskan mengapa membuat dan memiliki Visi dan Misi begitu penting bagi Perusahaan dan Pemilik Bisnis.

 Berdasarkan pengalaman saya dalam memberikan pendampingan bisnis, banyak pemilik bisnis yang tidak terlalu memandang penting Visi dan Misi bisnisnya. Memang, profit dan arus kas adalah hal-hal yang diutamakan dalam menjalankan bisnis, dan seringkali mereka tidak menyadari bahwa ternyata Visi dan Misi bisnisnya merupakan elemen penting yang mendukung kesuksesan mereka dalam berbisnis. Padahal, subah banyak penelitian yang menunjukan bahwa berbagai perusahaan yang memiliki Pernyataan Visi dan Misi yang jelas dan selaras dengan perencanaan strategis bisnis mereka memiliki kinerja yang jauh lebih tinggi daripada peruahaan-perusahaan yang tidak memilikinya.

Jadi mengapa memiliki Visi dan Misi begitu penting?

Satu fakta penting adalah: Anda sebagai Pemilik Bisnis adalah Pemimpin (Leader) utama dari peruahaan Anda. Seorang Pemimpin atau Leader memilki banyak peran dan tanggung jawab untuk mencapai sukses. Pernyataan Visi dan Misi akan menjadi media penting bagi seorang Pemimpin.

Berikut beberapa peran Pernyataan Visi dan Misi yang membantu keberhasilan Anda sebagai seorang Pemimpin:

  1. Sebagai sarana mengkomunikasikan gambaran dan harapan Anda di masa depan yang menarik bagi team dan orang lain untuk bergabung dan mengikutinya.
  2. Mendorong team Anda untuk fokus pada apa yang penting dalam bekerja.
  3. Menselaraskan sumber daya di seluruh organisasi Anda.
  4. Memperkuat budaya kerja dengan cara memberikan rasa kesatuan tujuan.
  5. Menyempurnakan mutu berbagai proses pengambilan keputusan karena terdapatkan kejelasakan akan “gambaran besar”.
  6. Meningkatkan hubungan lintas fungsional di organisasi Anda karena adanya pemahaman bersama untuk mencapai prioritas bisnis.

Terlepas dari berbagai peran di atas, masih banyak Pemilik Bisnis yang belum memandang penting untuk menyusun Visi dan Misi. Banyak alasan yang mereka kemukakan, di antaranya adalah :

  1. Menghabiskan banyak waktu untuk menyusunnya.
  2. Tidak akan pernah mencapai kesepakatan Visi dan Misi yang seperti apa yang diinginkan.
  3. Semua orang yang bekerja sudah paham apa yang mereka harus lakukan, jadi untuk apa Visi dan Misi?
  4. Sasaran organisasi sudah ditetapkan, jadi Visi dan Misi sudah tidak dibutuhkan.
  5. Visi dan Misi tidak menjamin keuntungan perusahaan.
  6. Visi dan Misi terlalu mengawang-awang, sulit dipahami dan tidak praktis.

Menurut pendapat saya pribadi, seluruh alasan di atas tidak ada yang bisa mengalahkan keuntungan yang akan didapat ketika telah memiliki Pernyataan Visi dan Misi yang ditulis dengan benar. Bila sebuah organisasi tidak bisa mendefinisikan alasan dan tujuan keberadaannya (Visi) serta identitas dan perannya (Misi), bagaimana dia dapat menselaraskan orang-orang, proses, produk, dan jasanya untuk mencapai keberhasilan di masa depan?

Dengan tidak memiliki Visi dan Misi yang jelas akan membatasi peluang organisasi untuk sukses, dan juga akan melemahkan karyawan yang datang untuk bekerja setiap hari. Jika Anda ingin karyawan Anda terlibat dan produktif, Anda harus memastikan bahwa mereka tahu bagaimana pekerjaan mereka memberikan kontribusi pada Visi dan Misi perusahaan Anda

Pada akhirnya, tidak pernah ada kata terlambat bagi Anda untuk menetapkan Visi dan Misi Perusahaan Anda. Setelah itu, jangan lupa untuk menginternalisasikannya ke dalam budaya kerja di tempat Anda melalui komunikasi yang jelas dan konsisten, mulai dari level teratas hingga ke bawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *