Model Perubahan dalam Coaching

Salah satu tujuan utama dalam proses pendampingan atau coaching adalah untuk membawa klien dari kondisinya yang sekarang ke kondisi yang diinginkannya. Dalam upaya kita sebagai seorang Coach memfasilitasi klien kita mencapai kondisi yang dia inginkan, kita menggunakan berbagai macam model coaching. Ada banyak sekali model coaching yang kita bisa gunakan, namun semuanya memiliki suatu kesamaan, atau yang kita sebut benang merahnya. Berikut beberapa elemen yang kita temukan dari semua jenis model coaching :

  1. Menetapkan Kondisi yang Diinginkan. Kita perlu memastikan agar klien memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang dia inginkan. Misalkan bila dia ingin menurunkan berat badannya, pastikan dia ingin mencapai berat badan berapa kilogram. Apa yang akan dia lihat, dengar, dan rasakan ketika dia sudah mencapai berat badan yang dia inginkan, kapan dia ingin mendapatkannya, dll. Bila dia sudah paham dan jelas betul apa yang dia inginkan, dia sebetulnya sudah memulai proses perubahan itu sendiri karena otaknya merupakan sebuah mekanisme sibernetis. Artinya, pikirannya akan mulai mengorganisasikan ulang berbagai perilaku yang dia butuhkan untuk mencapainya, lalu dia mulai mendapatkan umpan balik dari dirinya sendiri secara otomatis untuk membuat dia tetap dalam jalur menuju tujuannya.
  2. Menetapkan Kondisi Sekarang. Setelah klien berhasil memastikan apa yang dia inginkan, kita bisa mulai memfasilitasinya untuk mengumpulkan berbagai informasi seputar situasi dia saat ini. Dalam hal menurunkan berat badan, cek berat badan dia saat ini berapa kilogram, apa saja aktivitasnya, pola makannya, gaya hidupnya, dll.
  3. Menetapkan Sumber Daya yang Sesuai. Dengan membandingkan kondisi yang diinginkan terhadap kondisi sekarang, klien pun mulai menetapkan sumber daya apa saja yang dia butuhkan untuk mencapai kondisi yang diinginkannya. Ada dua jenis sumber daya yang mungkin dia perlukan, yaitu sumber daya eksternal dan internal. Sumber daya eksternal adalah sumber daya yang dia bisa dapatkan di luar dirinya. Sumber daya internal berupa apa yang ada di dalam dirinya seperti perilaku, kemampuan, keahlian, pengetahuan, dan sistem keyakinan dan nilai diri.

Sejauh ini, kita bisa formulasikan elemen-elemen di atas sebagai berikut :

Kondisi Sekarang + Sumber Daya = Kondisi yang Diinginkan

 Seringkali, klien menemukan gangguan saat menambahkan sumber daya yang dia butuhkan. Gangguan tersebut bisa berasal dari dirinya sendiri atau dari luar dirinya. Gangguan ini bagaikan “teroris” yang berusaha menghalangi dia untuk mencapai kondisi yang dia inginkan. Tak jarang seorang Coach akan banyak memfokuskan sesi coaching-nya untuk mengatasi dan menghilangkan berbagai gangguan yang klien hadapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *